Selasa, 24 April 2012

Manisnya Wanita Itu (part 1)

Seorang wanita separuh baya duduk termenung di sebuah trotoar,taman pinggir jalan, sembari menikmati lalu lalang sepeda motor dan mobil,
Tak jauh dari wanita itu, juga ada seorang laki-laki yang bersantai di atas kursi di bawah pohon rindang, membaca sebuah komik kecil, dan sesekali memperhatikan wanita kurus berambut ikal itu.
Setengah hari lamanya mereka berdua menikmati keasikannya sendiri sendiri.

Saat ini....
Ku melayang tak menginjak bumi..
Ku pegang tinggi tinggi sapu tangan putih..

Sepenggal gumaman kecil dari wanita itu yang sempat terdengar lirih di telinga laki laki tersebut, menoleh sejenak...... dalam batin lelaki itu berkata
" Enak juga suara wanita itu "
hmmmmm, siapa ya??

Rasa penasaran laki laki itu semakin bertambah dahsyatnya dr sejak pertama kali dia memperhatikan wanita tersebut.

ingin aku mendekatinya dan berkenalan denganya, "celoteh laki laki itu"
tp...., apa aku berani ya??
di lihat dari penampilanya, sepertinya dia wanita yang mapan, kaya raya,
entar aku dihina habis habisan, lihatlah aku ini..
laki laki yang seharian menganggur, mencoba mencari kebahagiaanku sendiri meski tanpa sepeser uang di saku kantongku. ach..... lain kali mungkin, kalau aku ketemu lagi denganya di tempat ini atau tempat lain.

Terhenti sejenak pandangan laki laki itu ketika wanita tersebut tiba tiba menoleh pada dirinya,

Tersenyum kecil dia berkata " mas..."
Iya mbak... hehehehhe , jawab lelaki itu

malu malu mereka berdua, dan kembali menikmati keasikan masing masing.
Berdetak kencang jantung lelaki itu setelah mendapat sapaan kecil dari wanita manis tersebut

"Apa aku harus mendekatinya ya"
malu ah  " hati kecil lelaki itu berbisik "

Tak lama kemudian.
Bremmm..., pip pip
sebuah mobil sedan berhenti tepat di depan wanita itu.

Sel......, yuk pulang.
Teriak suara wanita serak serak sedikit basah dari dalam mobil tersebut.
Ok bentar, sahut wanita sembari beranjak dari tempat duduknya.

Menoleh kepada laki laki yang berada sedikit jauh tadi dan menyapa
Pulang dulu ya mas....
Ketemu lagi esok...

Eh, hmmm, oh ya ya
jawab lelaki itu sedikit cuek memandang, biasah......, jual jual mahal dikit.

Berlalulah wanita yang sempat menjadi pandangan di senjanya hari.
Berbagai pertanyaan tersimpan di dalam memori otak lelaki itu.
Siapa ya dia
Apa mungkin esok ketemu lagi...
hmmmm,.
Ah, esok kesini lagi.

Berdiri dan pergi dari tempat duduk nyaman itu...
Berharap esok bertemu lagi dengan wanita yang menjadi pertanyaan dalam otaknya

Senin, 23 April 2012

Celoteh Seorang Gadis

smua kenangan sudah q byar knp q msh

mngingatnya......

baikny d lpkan..

tp q tk akn prnh mlpkn hujatan cercaan hinaan

makian ibumu dan saudara2mu

qu da g pdli dgn smuanya

terserah mo judGe kyak gmn

dont care not i think a lot,

mengapa kau lupakan jnji yg kau berikan

jnji yg kuharapkan

siang kunantikan dan mlm yg ku impikaaannnn

mengapa kau lupakan

Manusia ibarat sebuah bejana tanah liat

yang rapuh dan mudah retak

saat ini aq merasa

sangat senang, hanya karena sesuatu

hal. hal yang sangat kecil dan mungkin

bagi orang lain tak akan berguna dan

tag ada arti dan tiada bermagna.

Bercumbu Dengan Pasir

Terkapar aku di sini, menanti senja tenggelam ke peraduan,
Merasakan kenikmatan anyes sang pasir,
Membayangkan titik semu awal mula garis edar pesonamu
Terbayanglah lekuk indah tubuhmu
sayang......
Sedang apakah kamu??
Membayangkan aku, atau hanya sekedar berkecimpung dengan kesibukanmu sehari hari
aku rindu..
rindu senyumanmu, rindu canda tawamu
Dengan pasir aku bercumbu , dengan pasir aku merayumu
Dengan pasir

MIMPI

Terbangun dari tidurku yang cuma sebentar, ku nyalain komputerku.., mencoba mengetik apa yang ingin aq ketik.
Seperti malam malam biasanya, beberapa batang rokok menemaniku, dan sebuah boneka kecil milik adiku tepat berada di samping kiri keyboard komputerku,
hari yang sedikit melelahkan, bukan karena pekerjaanku, melainkan hari di mana aku berwisata kembali bersama teman temanku, hari hariku tak sebaik hari hari kalian teman.
Ada pekerjaan yang kalian kerjakan untuk mendapatkan uang, yach beginilah aku, laki laki separuh baya dengan hari hari sebagai seorang pengangguran, tak ada pendapatan masuk. tak ada kegiatan yang bisa menghasilkan uang,
Ceritaku hanya indah pada kisah cinta dunia maya, aku begitu mencintai wanita yang aku kenal dalam dunia jejaring sosial, dia begitu cantik, mempesona, pekerja keras, banyak laki laki yang mengidam idamkan dirinya.
Q sapa dia setiap hari....
Ngobrol setiap hari..., meski cuma lewat chating dan beberapa inbok dalam sebuah situs jejaring sosial.
Berharap dia tidak berpindah ke lain hati, kebersamaan cinta dan kasih sayang q rasakan dalam sebuah angan yang terus berputar putar dalam memori otak, 1 setengah tahun dia bilang akan pulang dan menemuiku, menyatukan perasaan rindu yang makin hari semakin bertumpuk.
Oh iya, dia wanita yang bekerja sebagai TKI ke luar negri, sudah 1 setengah tahun dia banting tulang di negri orang.
Bagaikan punguk yang merindukan rembulan, mungkin kata kata yang pas dalam kehidupanku.
Dia wanita banyak yang memuja, sedangkan aku hanya laki laki yang tiap hari kerjaanya hanya nongkrong dan hanya berharap kehidupan ini akan berubah.
Mimpiku setiap hari hanya padanya, anganku setiap detik, menit, hanya untuknya, membayangkan betapa bahagianya hari itu.
Hari dimana aku di pertemukan denganya. berharap kenyataan, berharap dia hanya untuk aku dan hatiku.
1 setengah tahun aku akan menungu, menunggu kebahagiaanku atau menunggu cerita lanjutan mimpi mimpiku, entah
hanya mampu berkata, cinta dan sayangku tetap untukmu dan akan menantimu hingga hari itu.