Senin, 11 Juni 2012

Dua Sisi Kehidupan Yang Berbeda

seorang yang bisa di katakan kaya, mengajak anaknya yang masih berumur tujuh tahun untuk berkunjung dan menginap selama beberapa hari ke sebuah desa, Desa itu adalah kampung halaman dari Pak Suwarta, demikian nama orang kaya tersebut. Masa kecil Pak Suwarta dihabiskan di sana, hingga kedua orang tuanya meninggal dan dia mengikuti kakaknya ke Kota, di
Kota besar itulah Suwarta mulai berbisnis dan meraih kesuksesan seperti sekarang ini.

Desa itu lumayan terpencil, sangat jauh dari hiruk pikuknya keramaian kota besar. Secara sepintas,
penduduk di sana memang terlihat seperti orang miskin . Yups, selain untuk mengenang masa kecilnya, Bapak yang dikenal sangat suka
melontarkan kata-kata inspirasi itu juga ingin memberi pelajaran kepada anaknya tentang arti
“ kaya dan miskin “.

Ada pemahaman yang ingin
ditanamkan kepada anak lelakinya bahwa kesuksesan adalah hal yang memang sangat layak diperjuangkan.
Pak Suwarta ingin memperlihatkan
kepada anaknya betapa susahnya hidup sebagai orang miskin.
Selama beberapa hari Bapak Suwarta dan anak lelakinya tinggal di rumah temannya. Rumah itu
adalah milik Pak Karto, teman dan sahabat kecilnya Pak Suwarta. Rumah orang miskin itu sangat sederhana, berdinding papan, dan tidak memiliki pagar. Sekitar 10 meter di belakang rumah itu terdapat sungai kecil yang sangat jernih airnya. Sungai yang sama yang digunakan oleh Pak Suwarta bermain air dan berenang dengan
teman-temannya 30 tahun yang lalu.

Di depan rumah tersebut terdapat tanah lapang, tempat para anak-anak petani menggembalakan ternaknya. Anak-anak juga sering bermain layang-layang di tanah lapang itu.

Tak terasa, 5 hari telah berlalu, dan Pak Suwarta merasa bahwa sudah cukup waktunya untuk kembali ke kota. Sembari mengendarai mobilnya, Pak Suwarta melontarkan pertanyaan penting kepada anak kecilnya, “Bagaimana, nak? Apa yang
kamu lihat dengan keadaan di sana? Apa saja yang kamu dapatkan setelah menginap beberapa hari di rumah Pak Karto?” Pak Suwarta berharap anaknya sudah dapat memahami perbedaan antara kaya dan miskin.

Waaah… Luar biasa, Yah!” Jawab anak itu. “Kita harus repot-repot membangun kolam renang
yang mahal di belakang rumah, sedangkan mereka kolam renangnya puanjaaaaang sekali.”
Anak itu melanjutkan, “Trus, halaman kita sempit dan tidak bisa melihat apa-apa karena ada temboknya, sedangkan halaman rumah mereka luaaaas sekali, sejauh mata memandang, bahkan
bisa dipakai untuk bermain layang-layang! Kita harus membangun taman, sedangkan mereka
memiliki taman yang buesar sekali! Kita harus antri dan membayar di supermarket setiap kali
berbelanja, sedangkan mereka tinggal ngambil aja di kebun! Nggak usah bayar!”
Sambil mengusap mulutnya, anak itu berkata lagi,
“Kita harus ke luar negeri untuk membeli lampu taman, sedangkan lampu taman mereka buanyaak
sekali. Bertaburan dan kelap-kelip di angkasa! Setiap hari bapak harus kerja dari pagi sampai
malam, sedangkan pak Karto? waah.. tiap sore dia bisa bercanda dan main kejar-kejaran dengan anaknya! Kita harus ke kebun binatang kalo mau
naik hewan, kalo mereka? tiap hari mau naik apapun juga bisa, ada sapi, ada kerbau, bahkan ada kuda! gak perlu bayar! Wah, ternyata kita
adalah orang miskin, kita masih kalah kaya dengan mereka, yah..”

Tidak ada jawaban, cerita motivasi , ataupun kata-kata inspirasi yang mampu keluar dari mulut Pak Suwarta hingga mereka sampai di rumah.

Orang kaya akan merasa miskin tanpa mensyukuri apa yang telah dimiliki nya,
Dan
Orang miskin akan merasa sangat kaya raya dengan mensyukuri apa yang telah dimiliki nya.

Dalam Hati Kekasih

HadiR'u adaLah AnugEraH TeriNdah UntukKu
CintA dan KasiH SayaNgmu adaLah KebaHagiAaNku
MeSki diRi'U Tak seLaLu di SiSikU
TapI Aku PercYa ciNtaMu HanYa uNtukKu
Takkan LeLah Aku MeNanti
SaaT TeriNdah kaLa Kau KemBaLi
MenGGapai mImpi DenGan SeGengGam Janji
KaRena CintaMu SeLaLu Abadi di Hati
Aku iNgiN mEnJaDi Lautan Yang SeLaLu mEnGeLiLingiMu
Aku iNgIn MeNjAdi ReMbuLan YanG MenErAnGi Gelap MaLam'u
AKu iNGin mEnJadi DeRmaGa TeMpat BerLabuH CintA'u
Dan Aku InGin SeLaLu Hidup BerSamaMu
janGan PeRnaH KaU BuaTkU KecEWa
JaNgan PerNah kAu ToReHkaN LukA
DAn DiRikU AkaN SeLalu seTia
KareNa HanyA DirImuLaH......

KEKASIH HATIKU YANG SELAKU KUCINTA

Mawar Dan Burung

Suatu Hri s'Ekor brung jatuh Cnta pd Mawar Putih
Yang sdah mmpunyai kkasih yaitu Kumbang Jantan yg Sngat Tampan..
Kemudian Brung itu pun mELamarnya,
Tetapi Mawar puTig menOLaknya dan bLang
"Aku Tidak Mencintaimu"
Tapi BUrung itu Gak perNah MEnyerah,
Ia tetap dtang stiap Hari& trus melamar mwar putih,
Lalu mawar Putih brkta,
" Jika aku brubah Menjadi Mawr Merah,aKu baru akn Mencntaimu "
Akhirnya BRung itu pun dtang kmbli untk mem0t0ng Sayapnya dan Memercikkan dArahnya pda Mawar pUtih..
Sehingga Mawar puTih menJadi Mawar Merah..
Kemudian Mawar menyadari Betapa sang bUrung mencintainya,
Akn tetpi semuanya sdah Terlmbat Karna sang Burung sudah mati,
Karna kehbsan darah..
So....
HargaiLah Cinta dan Perasaan seseorang yang Mencntaimu,
Walaupun mempunyai kekasih..
Tapi lihatlah ad orang laen yang lebih mencintaimu,
Krna...
Suatu saat Drimu akn Mencntai sESeorng...

Jumat, 01 Juni 2012

Kisah Tragis Ana

Lanjutan cerita Ciuman terakhir untuk ana

Tatapan ana mendayu layu mngikuti gerak langkah andi yang perlahan meninggalkan ana, smakin jauh,dan menghilang .

Sesaat setelah andi meninggalkan dirinya, iapun perlahan meninggalkan tempat dimana kenangan pahit baru saja di nikmati ana, menelan getir kehidupan asmara !,

" Kenapa semua ini terjadi padaku ??" batinku yang mulai penuh dengan pertanyaan petanyaan tidak jelas, mengikuti langkah perlahan menuju tempat di mana aku memarkir mobil, perlahan mendesak otak untuk mencoba berfikir kesalahan apa yang aku perbuat, dia temanku, dia bukan siapa siapaq...

Tuhan tak pernah adil terhadapku, Dengan perasaan gelisah dan tidak tenang aku nyetir mobil sendirian, ya . . .
waktu itu aku membawa mobil sendiri, rencana kencan yang aku harap bahagia, beakhir dengan hilangnya sosok andi yang aku bangga banggakan, laki laki yang ku harapkan mampu menjadi tulang punggung untukku dan calon anakku kelak, pergi meninggalkanku beserta goresan goresan perih dalam hatiq,

q singsingkan lengan panjangku, menengok jam tangan yang aku pakai, 25 menit sudah !, aku menyetir mobil dengan fikiran yang kemana mana, 30 menit jarak dari taman menuju rumahku , tak begitu jauh k,

tepat di persimpangan jalan, 500km arah utara dekat rumahq, sebuah mobil sedan yang melaju dengan kecepatan tinggi menghantam badan tengah mobilku, tabrakan maut yang pernah terjadi dalam hidupku, hingga aku tak sadarkan diri, sempat terdengar lirih suara teriakan teriakan orang yang menyaksikanku , sirine ambulan, dan entah apa lagi yang terjadi, aku tak menyadarinya sedikitpun .

20 september 2010
hmmm.........., pagi yang cerah menyambutq, di iringi kicauan beberapa burung kenari kecil ku coba membuka mataku perlahan lahan, tersadar dari kehidupan mimpi, entah berapa hari aku tak sadarakan diri,

selamat pagi............., senyum beberapa orang menyambutku, kedua orang tuaku, dan sorang suster cantik tersenyum padaku,.

ku mencoba menyadari, apa yang telah terjadi sebenarnya padaku, menoleh ke kanan.....
dan mencoba melihat sekitarku, ach....., ruangan rumah sakit dengan bau khas obat obatan,
terbaring lemas tak berdaya tubuhku pada sebuah kasur empuk rumah sakit,

Kenapa ma....?? tanyaku pada mama yang berdiri tepat di sampingku,

kamu habis kecelakaan...., jawab lirih mamaku dengan wajah pucat tak bersemangat,

hmm...., masih terasa pusing dan sedikit kesemutan pada kedua lenganku,
aku mencoba menggerakkan tanganku, dan apa yang ku lihat begitu mengejutkan perasaan, baru aku sadari kalau kedua tanganku tinggal separo atau sebatas siku,
tanganku mana ma...??? tanya ana kepada mamanya.

seakan takut menjelaskan apa yang telah terjadi,
......nak...
kecelakaan kemaren....,.

mengharuskan untuk mengamputasi kedua tanganmu....
tangan kamu hancur sebagian....., tetesan air mata mamaku mengalir untuk menjelaskanya.!
dan perlahan......mama memelukku.

Aku pun tak sanggup menahan air mataku.......
menahan untuk menerima kenyataan yang terjadi dalam hidupku..
kedua tangangku hilang, ..

Tuhan memang tak pernah adil terhadapku...
Harus aku terima kenyataan pahit berturut turut,kini aku bukan lagi wanita cantik yang bisa melambaikan tangannya untuk menyapa kalian,

Hancur sudah karirku, cintaku, bahkan sebagian kehidupanku,
terbangun setelah memelukku,
mama mengusap air matanya, dan mengusap pula air mata yang menetes di pipiku

merogoh kantung sakunya, dan memberikan padaku, gelang pemberian andi yang terakhir aku pakai, dan terakhir di pakaikan andi pada pergelangan tangan kananku,.

tak dapat lagi aq menahan kesedihanku....., untuk apa lagi gelang yang tak bisa aku memakainya itu mam...bicaraku dengan sedikit nafas yang menyeesakan







to be continued

Kamis, 31 Mei 2012

Ciuman Terakhir Untuk Ana

skian lama ana dan andi terdiam dalam keheningan..
tak ada satu kata yg terucap dari bibir manis mreka,,
hanya terdiam melihan langit - langit taman yang terlihat sangat mendung, seperti hati ana yg terasa gelap,,

ana tak tau apa yg dipikirkan oleh andi saat itu, sampai - sampai andi terdiam seperti itu,

'aku tak seperti apa yg km bayangin, aku sama sekali gak pernah selingkuh,
dia adalah tmn baek aku yg slalu stia mnemani ksendirianku.''
kata ana memulai pembicraan, dengan wajah yg sangat sedih, yg seakan - akan tidak berani menatap wajah andi yg saat itu berada di.dekat.'ana,,

andi pun hanya menjawa ''iya'' dengan wajah yg sangat tidak bersemangat..
mereka kembali terdiam dalam keheningan,
sejenak andi menghela nafas .. dan sejenak ana menunduk seakan - akan tidak berani menatap wajah andi,,

''apa tidak bisa dperbaiki lagi hubungan kita ini an ? apa kamu udah merasa benci dengan diriku ini ?
aku tdk tau harus berbuat apa - apa ..''
kata ana dengan penuh harapan agar andi mau bersamanya lagi..
andi terus terdiam tak mau menjawab pertanyaan ana..

tiba - tiba ana memegang tangan andi untuk memestikan apakah gelang yg di berikan kpda andi masih digunakan oleh andi..
dan ternyata gelang tersebut tdk dipakai olehnya..
ana pun sangat sedih seakan - akan ingin meneteskan air mata..

tak lama kemudian, andi memakaikan ana sebuah gelang yg berwarna putih yg telah diberikan oleh ibunya andi pada saat andi kecil dlu..

*ini gelang pemberian dari mama ku,, tlong dijaga dengan baik, jgn pernah kamu buka gelang ini dari tangan kamu, karna aku tak akan pernah memakaikanya lagi untukmu..* kata andi dengan tegas..

ana pun hanya terdiam sambil menganggukkan kepalanya seakan - akan tak bisa menjawab apa - apa..

ana dan andi kembali terdiam,,
beberapa saat kemudian, tiba - tiba andi mencium dahi ana penuh dengan rasa cinta..

wajah ana terlihat kaget pada saat itu,,
*ini adalah ciuman terakhir untukmu*
kata andi dengan wajah yg begitu layu..
ana terdiam seakan - akan ingin meneteskan air matanya,,

*aku minta satu hal dari kamu, jgn pernah kamu berbuat yg aneh - aneh,, jga dirimu baiik - baik .. itu permintaan terakhir ku untukmu..*
kata andi sambil menggenggam erat tangan ana..

ana hanya menganggukan kpalanya dan sedikit meneteskan air mata..

andi pun meninggalkan ana begitu saja, tanpa mengucapkan sepatah kata pun kpada ana yg saat itu sedang teriam..

tak terasa, air mata ana jatuh di pipi yg lembutnya itu..

*mungkin itu adalah ciuman terakhir yg km berikan kpada ku an, dan munkin hari ini adalah hari terakhir pertemuan kita,, semoga km bsa mendapatkan perempuan yg lebih baik dari aku..
aku selalu mencintaimu*
kata ana dalam hati sambil terus meneteskan air matanya ..

to be continued

Selalu Dalam Hati

Dalam renungan malam
Kuteringat kekasih pujaan
Kau selalu di hatiku
Takkan pernah lepas dari anganku

Rasa rindu slalu menyiksa
Membuat diriku semakin tak berdaya
Bunga cintaku semakin bersemi
Dalam lubuk hati dan sanubari

Malam sunyi semakin mencekam
Tapi mata tak mampu terpejam
Hanya anganku yang semakin melayang
Mengharap mimpi engkau kan datang

Di dalam do'a aku meminta
Semoga cinta kita abadi selamanya
Walau kita jauh terpisah
Semoga cinta kita takkan pernah berubah

Berpijar Untuk Kesekian

Meski diriku tak indah
Tapi aku adalah pengagum keindahan
Dan sebuah permata
Adalah keindahan yang langka

Sahabat...
Kemuliaan hatimu ibarat intan permata
Yang selalu nampak indah berpijar
Dan tak kan pernah pudar serta lekang oleh waktu

Permata yang berpijar
Akan nampak selalu cahayanya
Meski berada diantarara lumpur hitam
Serta sampah yang berdebu

Sahabat...
Jagalah permatamu untuk selalu dapat berpijar
Agar ia dapat menerangi kegelapan
Dan bawalah keindahannya hanya untuk bidadarimu

Sabtu, 26 Mei 2012

11 juli 2008

Aku hanya ingin kau pinang..tapi terlanjur kau sematkan cincin dijarinya,terlanjur telah berzumpah d ataz kitab suci hdup berzamanya..dan namamu dan namanya terlanjur terpaut dlm akad nikag.,masih sulit kakiku melangkah pergi dari kenanganku..terlalu berat mengiklazkan semuanya
11 jul 2008 silam hr trberat dlm hdupku
Perpizahan yg aku akhri dgn mncium kdua kakimu sbg tanda bktiku kpdamu tp apa boleh buat
Teruzkanlah.,
Biarkan aku,tak usah kau pduli
Karena memang takdir hdup haruz berkta begini
Takdir menginginkan kau berzamany
Kau trcpta untknya dan bukn untkku
Dan aku hny bgian terkcil dari hdupmu

“Aku MencintaiMu” DariMu Tak bisa Lagi Mengembalikan Cintaku

Tawa dan Bahagia disaat itu, sampai hari
ini belum bisa aku lupakan. Bahkan dari
pertemuan pertama denganMu juga
sentuhanMu yang lembut sampai sekarang
masih terasa di kulitKu. Semua ucapan dan
juga perhatian yang dulu Kau berikan
padaKu, masih bisa Ku ingat dengan jelas.
Tapi… Ada yang berbeda, sejenak Aku
berpikir apakah itu yang membuat semua
ini terasa beda.

Dulu ketika Aku mengingat semua kenangan
denganMu, maka Aku akan tersenyum
kemudian aku akan merasa makin
mencintaiMu. Tapi sekarang, ketika Aku
mengingat semua itu maka Aku akan
menangis dan hati ini akan terasa begitu
sakit. Bahkan terasa lebih sakit
dibandingkan menghadapi sebuah
kematian.

Semua harapan dam impian yang Aku
letakkan dalam tanganMu seakan pupus
tanpa sisa. Aku seakan telah terbangun dari
mimpi yang Aku cintakan demi
menyenangkan hatiKu sendiri. Karena apa
yang Aku hadapi sekarang, tidak seindah
yang Aku impikan.
Aku bagai ingin menggenggam bulan di air.
Aku melihat bulan yang sangat terang di
permukaan air, tapi ternyata ketika ingin
mengambilnya disana tidak ada apa-apa.
Hanya bayangan indah tapi semua itu
hampa.

Inikah kehidupan yang sudah Aku pilih? Tak
ada kejelasan dan bahkan ternyata semua
tidak ada. Sejak pertama aku memilih hidup
denganMu, ternyata aku berjalan sendirian.
Tak pernah ada diriMu disisKu. Tak ada
diriMu yang menggenggam tanganKu. Tak
ada diriMu yang merangkulKu. Tak ada
dirimu yang menuntunKu.
Aku sendirian, tanpa ada bayangan diriMu.

Sebenarnya, untuk apa Aku bertahan
dengan semua ini?
Semua yang telah terjadi di antara Kita, dan
semua kesalahan Aku sudah memahaminya.
Aku mengerti semuanya. Tapi ketika Aku
akhirnya berhenti mencintaiMu, Aku mohon
Kaulah yang harus memahami dan
mengerti diriKu.
Karena disaat itu…
Sejuta kata “Aku MencintaiMu” dariMu
untuk diriKu, tak akan lagi mengembalikan
cintaKu padaMu.
Karena disaat itu…
Hatiku telah meninggalkanMu.
Karena disaat itu…
Aku tidak lagi merindukanMu.
Karena disaat itu…
Kisah kita telah berakhir.

Selasa, 24 April 2012

Manisnya Wanita Itu (part 1)

Seorang wanita separuh baya duduk termenung di sebuah trotoar,taman pinggir jalan, sembari menikmati lalu lalang sepeda motor dan mobil,
Tak jauh dari wanita itu, juga ada seorang laki-laki yang bersantai di atas kursi di bawah pohon rindang, membaca sebuah komik kecil, dan sesekali memperhatikan wanita kurus berambut ikal itu.
Setengah hari lamanya mereka berdua menikmati keasikannya sendiri sendiri.

Saat ini....
Ku melayang tak menginjak bumi..
Ku pegang tinggi tinggi sapu tangan putih..

Sepenggal gumaman kecil dari wanita itu yang sempat terdengar lirih di telinga laki laki tersebut, menoleh sejenak...... dalam batin lelaki itu berkata
" Enak juga suara wanita itu "
hmmmmm, siapa ya??

Rasa penasaran laki laki itu semakin bertambah dahsyatnya dr sejak pertama kali dia memperhatikan wanita tersebut.

ingin aku mendekatinya dan berkenalan denganya, "celoteh laki laki itu"
tp...., apa aku berani ya??
di lihat dari penampilanya, sepertinya dia wanita yang mapan, kaya raya,
entar aku dihina habis habisan, lihatlah aku ini..
laki laki yang seharian menganggur, mencoba mencari kebahagiaanku sendiri meski tanpa sepeser uang di saku kantongku. ach..... lain kali mungkin, kalau aku ketemu lagi denganya di tempat ini atau tempat lain.

Terhenti sejenak pandangan laki laki itu ketika wanita tersebut tiba tiba menoleh pada dirinya,

Tersenyum kecil dia berkata " mas..."
Iya mbak... hehehehhe , jawab lelaki itu

malu malu mereka berdua, dan kembali menikmati keasikan masing masing.
Berdetak kencang jantung lelaki itu setelah mendapat sapaan kecil dari wanita manis tersebut

"Apa aku harus mendekatinya ya"
malu ah  " hati kecil lelaki itu berbisik "

Tak lama kemudian.
Bremmm..., pip pip
sebuah mobil sedan berhenti tepat di depan wanita itu.

Sel......, yuk pulang.
Teriak suara wanita serak serak sedikit basah dari dalam mobil tersebut.
Ok bentar, sahut wanita sembari beranjak dari tempat duduknya.

Menoleh kepada laki laki yang berada sedikit jauh tadi dan menyapa
Pulang dulu ya mas....
Ketemu lagi esok...

Eh, hmmm, oh ya ya
jawab lelaki itu sedikit cuek memandang, biasah......, jual jual mahal dikit.

Berlalulah wanita yang sempat menjadi pandangan di senjanya hari.
Berbagai pertanyaan tersimpan di dalam memori otak lelaki itu.
Siapa ya dia
Apa mungkin esok ketemu lagi...
hmmmm,.
Ah, esok kesini lagi.

Berdiri dan pergi dari tempat duduk nyaman itu...
Berharap esok bertemu lagi dengan wanita yang menjadi pertanyaan dalam otaknya

Senin, 23 April 2012

Celoteh Seorang Gadis

smua kenangan sudah q byar knp q msh

mngingatnya......

baikny d lpkan..

tp q tk akn prnh mlpkn hujatan cercaan hinaan

makian ibumu dan saudara2mu

qu da g pdli dgn smuanya

terserah mo judGe kyak gmn

dont care not i think a lot,

mengapa kau lupakan jnji yg kau berikan

jnji yg kuharapkan

siang kunantikan dan mlm yg ku impikaaannnn

mengapa kau lupakan

Manusia ibarat sebuah bejana tanah liat

yang rapuh dan mudah retak

saat ini aq merasa

sangat senang, hanya karena sesuatu

hal. hal yang sangat kecil dan mungkin

bagi orang lain tak akan berguna dan

tag ada arti dan tiada bermagna.

Bercumbu Dengan Pasir

Terkapar aku di sini, menanti senja tenggelam ke peraduan,
Merasakan kenikmatan anyes sang pasir,
Membayangkan titik semu awal mula garis edar pesonamu
Terbayanglah lekuk indah tubuhmu
sayang......
Sedang apakah kamu??
Membayangkan aku, atau hanya sekedar berkecimpung dengan kesibukanmu sehari hari
aku rindu..
rindu senyumanmu, rindu canda tawamu
Dengan pasir aku bercumbu , dengan pasir aku merayumu
Dengan pasir

MIMPI

Terbangun dari tidurku yang cuma sebentar, ku nyalain komputerku.., mencoba mengetik apa yang ingin aq ketik.
Seperti malam malam biasanya, beberapa batang rokok menemaniku, dan sebuah boneka kecil milik adiku tepat berada di samping kiri keyboard komputerku,
hari yang sedikit melelahkan, bukan karena pekerjaanku, melainkan hari di mana aku berwisata kembali bersama teman temanku, hari hariku tak sebaik hari hari kalian teman.
Ada pekerjaan yang kalian kerjakan untuk mendapatkan uang, yach beginilah aku, laki laki separuh baya dengan hari hari sebagai seorang pengangguran, tak ada pendapatan masuk. tak ada kegiatan yang bisa menghasilkan uang,
Ceritaku hanya indah pada kisah cinta dunia maya, aku begitu mencintai wanita yang aku kenal dalam dunia jejaring sosial, dia begitu cantik, mempesona, pekerja keras, banyak laki laki yang mengidam idamkan dirinya.
Q sapa dia setiap hari....
Ngobrol setiap hari..., meski cuma lewat chating dan beberapa inbok dalam sebuah situs jejaring sosial.
Berharap dia tidak berpindah ke lain hati, kebersamaan cinta dan kasih sayang q rasakan dalam sebuah angan yang terus berputar putar dalam memori otak, 1 setengah tahun dia bilang akan pulang dan menemuiku, menyatukan perasaan rindu yang makin hari semakin bertumpuk.
Oh iya, dia wanita yang bekerja sebagai TKI ke luar negri, sudah 1 setengah tahun dia banting tulang di negri orang.
Bagaikan punguk yang merindukan rembulan, mungkin kata kata yang pas dalam kehidupanku.
Dia wanita banyak yang memuja, sedangkan aku hanya laki laki yang tiap hari kerjaanya hanya nongkrong dan hanya berharap kehidupan ini akan berubah.
Mimpiku setiap hari hanya padanya, anganku setiap detik, menit, hanya untuknya, membayangkan betapa bahagianya hari itu.
Hari dimana aku di pertemukan denganya. berharap kenyataan, berharap dia hanya untuk aku dan hatiku.
1 setengah tahun aku akan menungu, menunggu kebahagiaanku atau menunggu cerita lanjutan mimpi mimpiku, entah
hanya mampu berkata, cinta dan sayangku tetap untukmu dan akan menantimu hingga hari itu.

Senin, 19 Maret 2012

Hujan sore ini part 2

Kini malam semakin larut....
Hujan itupun tak kunjung kunjung reda, perasaanku yang semakin bertanya tanya mengelilingi otakku,
berputar putar dalam rangkaian angan tentang dirimu, sedang apa kamu...,apa yang kamu lakukan...
Pesan dariku tak juga kau balas.
Membosankan....
Kata dalam batinku yang mulai terdengar tidak enak.
Apa jangan jangan.......
Ach......, itu hanya perasaanku saja, yang terbawa suasana capek mungkin.
Memang hari ini tadi tenagaku terkuras habis, di tambah kehujanan, lengkap sudah kemalasan kemalasan dalam diriku mulai bermunculan.
Inisiatif tiba tiba muncul dari dalam fikiranku, kenapa aku tidak mendengarkan musik saja....
Treng...treng......
Sbuah lagu aku pilih dari daftar kumpulan lagu lagu yang aku miliki, sekedar mencoba menghilangkan perasaan yang tidak enak dalam hatiku.,
Alunan melow terdengar lirih melalui rongga telingaku,
Lagu itu perlahan berdendang, perlahan alunan itu membawaku pada angan akan cintaku padamu.
Ternyata lagu itu malah semakin membawaku pada kegelisahan yang semakin menjadi jadi.
Sudah tak sabar aku ingin melihat inbokku,
Yup,1 buah inbok terlihat d layar hp ku,
Ku baca....., dan terasa itu seakan akan mendinginkan hati, menyatukan kembali fikiran fikiran yang berantakan,
Hujan terdengar merdu......
Tak ingin rasanya aku melewatkan malam ini terlalu cepat.
Bercanda....,Tertawa...., inbok berlanjut...
Dan baru aku sadari ada yang mengganjal dalam ketikan kata katamu, kamu bahagia bersamaku, namun di sisi lain kamu nampak bersedih, dan sempat aku lihat tulisanmu yang menunjukan bahwa tetes air matamu keluar malam ini.
Aku bertanya, kenapa mam...???
Begitu aq menyebutnya..,k lain pean mam..., engkau bersedih, menangis, ...
Ega ada pap.... ,dia menjawab dan aku berfikir memang sedang tidak terjadi apa apa...
Setelah beberapa lama bercakap cakap melalui sebuah tulisan....
Dia kembali lama untuk menjawab sebuah inbok dariku...
Curiga........, gelisah....., kembali menyelimutiku...
Sudah cukup aku menahan semua ini....
Jemariku laksana orang sekarat yang ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi...
Aku inbok dia kembali....
Ada apa sih mam sebenarnya......, kok lama balesnya....
Beberapa menit dia menjawab, ma'af pa....., lemod....
biasah.....jaringan internet memang gitu....., kadang enak...., kadang enggak....
Tetapi hati ini tak mau percaya begitu saja...., rasa sayangku yang aku miliki padanya begitu besar..., memang sih... aku pernah menyakitinya,.
Namun aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk tidak
melakukanya lagi,
Hmmmm.......,rasa penasaranku tak berujung bila aku tidak melihatnya sendiri apa yang sebenarnya terjadi..
Aku coba buka akunya....., biasah........pacaran jaman sekarang, tau akun dan pasword jejaring sosial milik pacarnya sendiri.
Langsung aku buka......., dan langsung menuju ke inboknya dia....,
Aku melihat sebagian teks inbok dia, enth dia curhat atau apa...., inilah sepenggal kalimat yang aku copy dari inboknya,.

   pacarku =  Hemmm. .

      si A =  Bemm.....

pacarku = Tembemmm. . Huh

si A = Kngen.....kmu

pacarku = Mas nduttttt....
    Pean kenap to mas, lhat statse pean kyak ada apa gt. . Hemm

si A = gag da pa" kok.....iseng aja kok.hehe

pacarku = Muesti jwbne ngunukui mas ndut ki. . . .Hikz hikz

si A = Biar q ja yg mrskan paitnya cnta .....!!!
    Dan ku doakan smoga  bhagia slmnya.....

pacarku = Nangez aku

si A = Aq gag bsa blng apa" fi....
Dan q hnya bsa brdoa buatmu....

hmmm......,menghela nafas panjang sejenak..........
dan mencoba untuk tetap berfikir positif......
Malas aku membaca kelanjutanya....
Sandiwara apa lagi yang kau perankan kepadaku....
Dan sandiwara macam gimana lagi yang kau tunjukkan ke orang lain....
Terlintas untuk bergegas menuju kamar tidurku, sesak dadaku mengetahui bahwa inbok itu tak lama berada dalam akunmu, kau menghapusnya dalam beberapa menit.
Terbaring aku di atas tempat tidur, kenapa kau tak jujur padaku apa yang kau rasakan.....
Sedangkan kau menginginkanku jujur padamu.
Mencoba tidur malam ini..., dan berharap mimpi indah hadir dalam peristirahatanku.
" cintaku selalu tetap untukmu "







Hujan sore ini part 1

Hujan di sore ini tak kunjung reda.....
Dia bersemangat sekali menjatuhkan butiran butiran air dingin dari senjanya langit hingga malam menyelimuti.
Seraya dia ingin ikut mendinginkan hatiku.
Aku sosok yang memiliki keragu raguan hidup ini, masih tetap duduk terdiam manis sambil memandangi layar ponselku, berharap ada inbok masuk, balasan dari seseorang yang akhir akhir ini mengisi kehidupanku melalui jejaring sosial yang ngetren di kalangan pecinta internet..
Hai..........., Sapaku padanya yang penuh kebahagiaan dan harap agar kau cepat membalas sapaanku itu..
Ber jam jam aku menunggu, ku lihat lagi layar hp ku......
Ku refresh setiap menit jaringan internetku...
Berharap tulisan angka (1) itu muncul pada samping tulisan (inbok),
Dan berharap itu balasan dari sapa yang aku ketikkan.
Namun.......
Tak kunjung jua tulisan itu muncul, tetap sama yang ku lihat, tak ada satupun inbok masuk pada jejaring sosialku.,
Kau mengacuhkanku...
Entah kau bercanda dengan teman lainya....., aq juga bahkan tak tau itu,
Perasaan yang semula tenang......, bahagia...., kini menjadi resah.
Rintik air hujan yang pertama terdengar merdu dan sempat mendinginkan perasaanku, kini laksana deretan jarum jarum tajam yang mensuport jantungku untuk berdetak lebih cepat dan memaksaku menikmati kegelisahan itu.
Kopi hampir habis ku sruput sedikit demi sedikit.
Rokok hampir ludes ku hisap sebatang demi sebatang.
Kau tetap mengacuhkanku....
Kau tetap tak perdulikan sapaanku...
Dan aku tau bahwa kau tau aku menyapamu.

Sebagian Kebahagiaanku Darimu

Masih terlalu sore untuk menceritakan kisahku..
Kisah di mana aku merasa hidup dalam kesendirian
Di tengah tengah keramaian raga yang aku jalani setiap harinya..
Secangkir kopi dan sebungkus rokok , teman setiaku tatkala hati sedih dan senang..
Entah sejak kapan aku mulai senang meminum kopi..
Yah......
Memang benar adanya..
Aku jadi seseorang pecandu kopi.,aku menemukan sesuatu yang bahagia dari cairan hitam kental nan manis itu.
Hatiku sering teraniaya oleh kesepian fikiranku.
Sedih.......
Kecewa......
Resah.......
Perasaan perasaan itu sering ingin meluap keluar menjadi perkataan yang tak enak di dengar.
Namun aku lebih memilih untuk meluapkan itu melalui tulisan tulisan yang mungkin juga tak enak untuk di baca.
Masih sering jelas rasa itu.......
Rasa yang terus menerus menyiksaku..
Kopi....., kafein dosis tinggi yang mampu menyamarkan segala yang tergambar jelas dalam memori halusinansi cinta
Dan sedikit suasana canda tawa teman temanku yang mampu menumbuhkan senyuman manisku untuk semangat hidup keheninganku

Minggu, 18 Maret 2012

Ujung Kepastian yang Tak Pasti

Kemana...????
Fikiran gontai....tanpa arah dan tujuan pasti
Bimbang masih menyelimuti kelamnya kehidupan yang harus dan terpaksa di jalani
Pahit getir manis kehidupan ini seakan semakin mendesak, menghimpit raga yg smakin lemah ini
keinginan demi keinginan bergantian keluar masuk otak.
Berdesak desakan berebut rongga rongga kosong yang ada di otak ini.
Bertengkar dengan memori masa lalu yang semakin membuat berat kehidupanku.
Aku rindu.......
Rindu dengan orang yang pernah mengisi hari hariku setengah tahun yang lalu.
Namun apa daya...
Dia telah mengisi dan menjalani kehidupan dengan orang yg dia sayangi.
Cahaya samar itu semakin kelam..
Menghitam pekat dan perlahan menghilang,
Tersapu oleh angin kehidupan yang terus menerus menerjang.
Entah berapa lagi aku harus merasakan semua ini.
Tak ada ujung kepastian yang pasti.

Sang Mentari

Apa yang kamu cari di sini.....??
Tak ada apa apa di sini...
Hanya seorang pecundang yang mau menuliskan kata kata yang ada di dalam fikiranya
Jancuk...
Asu........
Jari jari ini mencoba melenggang mengetikan huruf demi huruf
Bersahut sahutan mencoba menyalip apa yang ada dalam fikiran ini
Fikiran dan perasaan ini melayang entah mn ujungnya
Ini memang sudah berada pada waktu di mana penghujung malam akan berakhir
Iya.........
Pagi hampir nongol dari perantauanya di sisi dunia yang lain
Matahari sebentar lagi juga akan menyapa dengan senyum manis sinarnya
Tidak perduli ada orang sedih, ada orang senang, dia tetap tersenyum tatkala dia diharuskan muncul di pagi hari.
Apa aku seharusnya demikian..????
Tidak perduli siapapun menatapku
Entah dia sedih....
Entah dia bahagia dengan kehidupan yang dia jalani....
Aku tetap harus tersenyum manis.

Sabtu, 17 Maret 2012

Cintamu Membunuhku

Jangan berfikir karena harta aku mencintaimu....
Jangan berfikir aku mencintai apa yang kamu miliki.....
Tak pernah terlintas dalam fikiranku, aku membutuhkan apa yang dapat kamu pegang, apa yang dapat kamu sembunyikan.
Hidupku hanya membutuhkan cinta darimu, kasih sayang darimu
Kasih yang tak dapat kau pegang dan kau sembunyikan
Dalam kegelapan pekat sekalipun, kasih yang tak dapat kau samarkan dalam bayang bayang kehidupanmu.
Memang kamu memiliki segalanya
Memang kamu tidak membutuhkan apapun dari orang lain, bahkan dariku yang katanya kau mencintaiku
Namun bukan berarti kau harus menempatkanku pada posisi yang jauh di kehidupanmu
Aku ingin merasa dekat dalam hidupmu, merasa dekat dalam pelukan hangat fatamorgana semu bayangan akan dirimu
Kecantikanmu nyata, Kecantikanmu sederhana
Senyumu menggoda, Senyummu membuat orang terpesona
Sifat dan kelakuanmu lugu, kebaikan demi kebaikan kau berikan ke semua orang
Tanpa kau beda bedakan siapa dia, siapa mereka...
Kau hidup
Kau menusuk..
Kau meracun...
Membunuh perlahan dengan kebaikan yang menyakitkan.!

Ma'af

Aku memang pernah berbuat salah...
dengan apa yang pernah aku lakukan..
Tak sedikit juga orang membodohkanku, menyalahkan segala ap yang telah membuatmu merasa tersakiti
, tetapi kini lain.....
Cerita itu kembali indah dengan hadirnya mawar kehidupan di hidupku
Mewangi..., indah dalam pandangan.., membuat cerita cerita yang telah lalu tertutupi dengan keindahan senyumanmu,
Hanya satu pintaku dalam kehidupan ini...
Jangan pernah kau ungkit ungkit lagi masalah dimana aq memang merasa telah membuat satu kesalahan terbesar dalam hidupku
Itu membuatku merasa semakin lemah.....
Merasa semakin kau pojokkan hidupku yang hina dalam pandangan orang orang
Aku menjadi sosok laki laki pecundang lemah tersenggol sedikit terjatuh dalam dekapanmu
tak berdaya..., dan bahkan hanya untuk menghirup aroma ogsigen ini aq merasa kelelahan..
Dan tak bisa aku pungkiri...
Kini aku menyayangimu dengan sepenuh hatiku
Kini aku membutuhkanmu..
Kini aku berbeda dengan aku yang dulu
"Ma'afkan aku"

Kamis, 15 Maret 2012

GUE

Gue ya gue....
Gue itu penjahat.....
Gue itu orang jahat........
Gue itu Buruk....
Gue itu sampah masyarakat........
Gak ada keindahan dalam diri gue yang pantes untuk di sanjung sanjungkan, di heboh hebohkan....
Pujangga gak perlu kata kata baru untuk mngartikan dan menterjemahkan tentang gue...
Anjing, Bangsat, Cecunguk, Jancuk, Mulut loe tu....
Tak sedikit orang yang menyebut seperti itu ke gue....
Bukan orang yang pantas untuk diri loe yg penuh kebanggaan, penuh segala galanya...
yah beginilah gue..
simpel and apa adanya "MISTERIUS"

Loe

Loe bukan gue.....
dan gue bukan loe....
loe tu orangya baik...
jenius..., pinter....,. segalanya yang terbaik ada pada loe.....
sebaik baiknya gue.....,
masih baikan loe.....
Seindah melati......, itu loe
Seharum mawar......, itu jg loe
Pendiem........
Sunyi........
Tenang...
Gak egois....., itu pun juga loe
Pujangga dan bahkan seniornya para pujangga harus membuat kata baru untuk mengartikan, menerjemahkan, mendriskipsikan, segala sesuatu yang ada pada loe
memang begitulah loe "MISTIS"